Kamis, 21 April 2016

Mati

Aku sudah mati di dalam diriku 
DaN kupastikan tidak ada tetes air mata 


Untukmu; yang juga mati dalam diriku 
Borgol dari mereka yang takut kehilanganmu sekarang terbuka; namun tidak terlepas 


Sentuhan telapak tangan sudah mati
Hujan pun sudah dikeringkan
Sekarang hambar dagingku setengah terbakar
Berteriak? Percuma!


Kudengar mereka memimpikan Tuhan
Tapi bagaimana dengan hatiku?
Sekali lagi; sudah mati!


Tapi aku masih melihat
Mimpi mereka sekarang; debu
Lalu mereka mati lagi dalam diriku


Laut ini sekarang danau
Danau ini sekarang hanya kolam kecil
Dan aku melihat mereka melakukannya; adegan menakutkan


Aku memang dikurung, tapi mereka juga dikunci; api
Sebagian menyentuhku
Tapi aku tetap mati dalam diriku


Teman yang peduli; lilin, namun akan mati juga
Tapi selama hatiku masih memiliki darah
Aku yakin suatu hari nanti Tuhan akan membuatku melihat; aku yang mati dalam diriku
Meskipun sudah kukatakan; Tuhan sudah mati!
Seiring aku yang terus dipermainkan hingga mati; kurasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar