Minggu, 15 Mei 2016

Hmmmm

Tinggalkan! Jika cintaku menyakitimu

Pergi! Jika yang didapat hanya sekedar rasa sakit

Tapi bertentangan dengan apa yang mereka katakan, momentum terburuknya adalah ketika kita bertahan padahal rumit. Tapi tidakkah kamu tau, semua itu adalah bentuk kecil dari keindahan.

Sekarang apa yang kamu inginkan, sayang?
Jenis dari rindu yang bisa mengubahmu menjadi air setelah sumbu yang dihidupkan telah dilemparkan ke dalamnya?
Aku bisa berubah! Jadi, garis bawahilah..
Tapi aku memerlukanmu, sayang.. Karena kamu harus membantuku menentukan pilihan; bukan mengacuhkanku
Tapi bukan berarti kamu harus tinggal; aku yakin kamu paham akan maksudku ini
Jangan menggantungku hanya karena kamu takut bahwa kamu tidak akan pernah merasa bergetar.
Itu tidak benar, tidak mungkin.. Karena aku sayang kamu!

Masalah sudah dibentuk, tapi tidakkah kamu tau bahwa penciptaanmu adalah untuk disentuh tangan kemudian dijaga?
Melekat pada tubuh yang menemukan dirinya saat istirahat..
Yang menemukan dirinya diam-diam gemetar ketika kita bersama..
Iya, tangan yang datang dengan kata-kata lembut dan mulut yang jujur..
Mulut yang menyebut namamu dengan cara yang terdengar seperti definisi cinta sejati yang sangat halus..

Jadi jangan diambil kurangnya
Jangan diambil jika hanya setengah
Karena cintaku sudah benar-benar memenuhi semuanya

Sayang, apakah kamu ingat?
Bukankah sudah ku katakan sebelumnya..
Jika sakit maka pergilah

Jangan khawatir jatuh, percayalah karena kamu akan jatuh cinta berkali-kali.
Kamu akan bergetar kecil seperti lempeng tektonik dengan setiap orang asing yang kamu lihat, dan kamu akan merasa baru.
Carilah, sayang.. Carilah cinta yang bisa membuatmu menjadi lebih baik dan selalu ingin membuatmu bergerak dan tinggal pada detik yang sama seolah waktu terhenti.
Tumbuhlah.. Berkembanglah.. Jika sakit, pergi saja lagi kemudian carilah kembali..

Tapi aku?
Aku masih bernafas, sayang.. Hidup dengan banyak kesakitan dan membawa hati yang rusak.
Tapi walaupun begitu aku akan berjanji padamu bahwa aku akan baik-baik saja.
I LOVE YOU!

Minggu, 08 Mei 2016

Hey, you.. FUCKOFF!

Tengah malam seperti ini aku masih sibuk membahagiakan diri.. Bagaimana tidak, kamu sudah membuatku kecewa dengan segala sifat dan sikapmu.
Disaat aku butuh lebih dari sekedar teman bicara, kamu dimana?
Cinta? Sayang? Sialan! Kamu mempermainkanku..!
Aku hanya tidak habis pikir bagaimana bisa kamu melakukannya kepadaku, sebegitu teganya kamu.. Tapi benar, kamu hanya binatang jalang yang hanya ingin distempel baik ditengah-tengah kebusukanmu.. KAMU JAHAT!
Baiklah, ku akui kamu memang bisa memutuskan hubungan, bahkan menurutku kamulah ahlinya. Tapi ingat, hanya sebatas itulah kemampuanmu karena kamu tidak bisa mengakhiriku. Karena aku masih punya harapan untuk bahagia..

Sekarang aku harus melupakanmu, mengabaikan rasa sakit dan kembali bangkit.

Jumat, 06 Mei 2016

Banyak hal sudah ku korbankan hanya demi cinta yang sebenarnya hanya akan membuang lebih banyak lagi waktuku.. Ayolah, bangkit..! Fokus!
Aku hanya seorang pembohong besar, pengecut yang tidak pernah berani berterus terang. Sedangkan dia adalah manusia yang sangat baik, penuh pengharapan dan yang jelas dia adalah cinta yang tabu untukku.

Tapi aku cukup bahagia karena aku sempat mengenalmu walaupun dalam waktu yang singkat.
Harusnya aku marah karena hatiku telah dijadikan tempat bermain, tapi tidak, akulah yang bodoh karena sudah mau mencoba untuk menyayangi yang kemudian hanya membuatku sakit.
Terimakasih.. Aku harap kamu baik-baik saja! Bahagia selalu..
Aku sayang kamu!

Minggu, 01 Mei 2016

Tuhan, apakah cinta sudah mengutukku?

Aku harus apa?
Sulit rasanya ku cari jalan keluar.. Aku hanya menangis, menyandarkan tubuhku pada dinding kamar, memutar-mutar lagu dengan bahasa yang tidak ku mengerti membuatku semakin bingung.
Apa salahku?
Kenapa aku seolah seperti tempat bermain?
Aku punya hati, aku berhak bahagia. Kenapa seenaknya orang-orang mempermainkanku?
Kenapa dia begitu jahat? Kenapa aku yang harus menjadi korban perasaan?
CUKUP! Aku sudah terlalu sering merasakannya.. AKU MOHON! HENTIKANLAH, TUHAN..
PELUK AKU! Aku hanya ingin menangis.. Menceritakan semua kejadiaan memilukan yang sudah ku alami..
USAP KEPALAKU! Bukankah engkau lihat bahwa ada banyak teriakan di dalamnya?
TOLONG.. AKU MOHON! Aku sangat kacau bahkan sudah hampir tidak mengenali diri sendiri..
Aku malu, aku malu, tolong.. Aku ingin marah..
TOLONG!Aku mohon tolong aku.. Hentikan air mataku, aku lemah sekarang..
TUHAN! Engkau dimana? Panggillah aku, ajaklah aku..
Aku sunnguh akan menyerah jika keadaannya terus menerus seperti ini.. Aku bosan dan aku lelah..
Aku tau engkau tau bahwa aku pernah mencoba untuk mengakhiri hidup, tapi dulu engkau menyelamatkanku.. Dan sekarang, haruskah ku lakukan lagi?
Rasa ini sangat mengerikan..! Aku bisa apa sekarang? Aku hanya menangis.. Ingin ku habiskan semua air mataku sekarang, tapi aku ingat sudah berapa pekan aku menangis tapi rasanya masih sangat menyakitkan.
Aku malu! Kenapa aku begitu bodoh?
Aku kesal dan begitu kotor sekarang.. Tapi meskipun begitu izinkan hatiku, ikhlaskan, biarkan aku memaafkan diriku, biarkan aku memaafkan mereka. Mereka tidak bersalah melainkan akulah yang salah. Karena cinta sudah terlanjur mengutukku..

Bagaimana? Foto ini ku ambil langsung dari webcam, aku masih cukup manis kan? Semoga bisa ku temukan malaikatku lagi..