Entah bagaimana semua ini terjadi
entah seperti apa awalnya; entah
entah apa yang sudah ku lakukan hingga semuanya terasa seperti bulan penuh yang dilempari batu kemudian setengah terbelah
Bagian lain mengatakan; aku merindukanmu, sungguh
bagaian yang lainnya lagi mengatakan; tidak, ini salah
Bukan karena dipencarian aku menemukanmu, bukan, bahkan untuk itu tidak ada alasan sejenisnya. Tapi apa yang kita jalani inilah yang terkutuk.. Kadang ini semua ingin ku tanyakan langsung kepada Tuhan.
Kita sudah bermain, dan benar saja, aku menikmatinya, semuanya termasuk konsekuensinya.
Disisi lain, jika harus bicara soal cinta aku yakin inilah cinta sesungguhnya. Karena ketika kebanyakan orang baru membaca saat itu kita sudah mengerti, sudah saling menjaga, tidak melihat status dan tentu saja tidak seperti kebanyakan orang yang duduk berdua di beranda yang sama kemudian saling melempar si merah berbentuk bulan yang setengah. Karena kitalah cinta itu..
...Tapi, akhir-akhir ini semuanya berbeda. Entah apakah hanya aku yang merasakannya; entah
Yang pasti semuanya ku tahu berawal indah, dan bagaimana akhirnya nanti aku harus siap. Karena memang pada dasarnya kita sudah memulai sesuatu yang salah.
Tapi meskipun begitu aku tidak pernah mengingikan akhir yang pada akhirnya akan membuat kita terluka..
entah seperti apa awalnya; entah
entah apa yang sudah ku lakukan hingga semuanya terasa seperti bulan penuh yang dilempari batu kemudian setengah terbelah
Bagian lain mengatakan; aku merindukanmu, sungguh
bagaian yang lainnya lagi mengatakan; tidak, ini salah
Bukan karena dipencarian aku menemukanmu, bukan, bahkan untuk itu tidak ada alasan sejenisnya. Tapi apa yang kita jalani inilah yang terkutuk.. Kadang ini semua ingin ku tanyakan langsung kepada Tuhan.
Kita sudah bermain, dan benar saja, aku menikmatinya, semuanya termasuk konsekuensinya.
Disisi lain, jika harus bicara soal cinta aku yakin inilah cinta sesungguhnya. Karena ketika kebanyakan orang baru membaca saat itu kita sudah mengerti, sudah saling menjaga, tidak melihat status dan tentu saja tidak seperti kebanyakan orang yang duduk berdua di beranda yang sama kemudian saling melempar si merah berbentuk bulan yang setengah. Karena kitalah cinta itu..
...Tapi, akhir-akhir ini semuanya berbeda. Entah apakah hanya aku yang merasakannya; entah
Yang pasti semuanya ku tahu berawal indah, dan bagaimana akhirnya nanti aku harus siap. Karena memang pada dasarnya kita sudah memulai sesuatu yang salah.
Tapi meskipun begitu aku tidak pernah mengingikan akhir yang pada akhirnya akan membuat kita terluka..